Selasa, 08 Agustus 2017

Rutinitas Ngaji dan Kursus Malam Anak-anak Desa Plakaran

Share On Facebook ! Tweet This ! Share On Google Plus ! Pin It ! Share On Tumblr ! Share On Reddit ! Share On Linkedin ! Share On StumbleUpon !
          Kursus yang di adakan oleh mahasiswa peserta KKN 34 di desa plakaran meliputi kursus Bahasa inggris, matematika, dan komputer. Kursus ini biasa di lakukan selepas anak-anak sholat isyak di tempat ngaji mereka masing-masing, untuk tempat kursus sendiri di adakan di dua tempat. Pertama di basecamp tempat para mahasiswa peserta KKN tempati, dan yang ke dua di mushalla tempat anak-anak belajar mengaji, mengingat mushalla di Desa plakaran ada dua. Namun sebelum mahasiswa peserta KKN mengajar kursus, setelah maghrib mereka terlebih dahulu mengajar mengaji dan Tilawah di mushalla 1 dan mushalla 2, mushalla satu bertempat di plakaran timur sementara mushalla dua bertempat di plakaran barat.

Respon dari anak-anak peserta kursus ataupun ngaji begitu antusias, itu semua terlihat dari semangat mereka mengikuti semua program kerja yang di peruntukkan bagi para siswa siswi yang berdomisili di desa plakaran. Begitupun respon dari masyarakat berbanding lurus dengan respon yang diberikan anak-anak, para orang tua sekali-kali mengunjungi basecamp tempat mengajar kursus untuk melihat proses mengajar anak-anak, bahkan tokoh masyarakatpun ikut berpartisipasi atas keberlangsungan kegiatan kursus bagi anak-anak dengan menganjurkan para santri yang belajar ngaji di tempat beliau agar ikut serta mengikuti kursus tersebut.
Dari beberapa program kerja yang dirancang oleh mahasiswa peserta KKN 34 diantaranya ialah:
  • Tilawatil Qur’an, tilawatil Qur’an disini diajarkan kepada semua anak-anak yang belajar ngaji di mushalla tersebut, pengajaran tilawatil Qur’an dilakukan ketika para santri selesai melaksanakan shalat maghrib, Tilawatil Qur’an diajarkan secara bergantian antara mushalla satu dan mushalla dua dan penanggung jawab atau yang biasa mengajar Tilawatil Qur’an disini adalah Alifullah Nurul Ihsan.
  • Mengajar ngaji, beda halnya dengan pengajaran Tilawatil Qur’an yang mana penanggung jawab dari pengajaran tersebut hanya diberikan kepada satu orang, untuk pengajaran mengaji semua mahasiswa peserta KKN 34 ikut andil dalam hal ini karena memang semua peserta KKN 34 bisa dalam mengajar ngaji.
  • Kursus Bahasa Inggris, kursus yang dilaksanakan oleh peserta KKN 34 dilakukan setelah pengajaran Al-Qur’an yakni sehabis shalat isyak, kursus ini dibagi berdasarkan kelas yang diduduki oleh masing-masing santri karena kursus yang di berikanpun berbeda-beda, para santri yang mengikuti kursus ini dibagi menjadi 3 kelas. Kelas pertama terdiri dari anak-anak TK maupun PAUD, kelas kedua terdiri dari anak-anak yang sudah duduk dikelas kelas satu sampai kelas empat, sementara kelas terakhir terdiri dari anak-anak kelas lima sampai kelas sembilan.
  • Kursus Matematika, kursus ini sama seperti Kursus Bahasa Inggris yang juga dilaksanakan sehabis shalat isyak dan juga terdiri dari tiga kelas.
  • Kursus Komputer, dalam hal pelaksanaan dan pembagian kelas, kursus komputer tidak ada bedanya dengan kursus Bahasa Inggris dan Matematika hanya saja untuk kelas pertama yang terdiri dari anak-anak TK dan PAUD mereka tidak di ajari kursus Komputer melainkan hanya belajar angka, huruf dan membaca. 
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright ©2016 Desa Plakaran • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger